Mandau Senjata Tradisional Suku Dayak, Sejarah hingga Fungsinya

 

Senjata Mandau. Foto: Museum Nusantara

Sahabat dayakreview.com, pernahkah kalian melihat dalam beberapa acara ritual, atau pertunjukan budaya masyarakat Dayak, terlihat beberapa orang menggunakan mandau?

Tahukah kalian apa fungsi dari mandau tersebut? Untuk itu, kali ini kita akan membahasnya.

Mandau merupakan salah satu senjata sejenis parang tradisional suku Dayak di Kalimantan, dan termasuk ke dalam salah satu senjata tradisional Indonesia, yang penggunaanya secara umum di perkirakan dimulai pada abad 17 – 18 Masehi. Berbeda dengan senjata tradisional sejenis parang lainnya, mandau dikemas dengan sangat indah seperti; hampir di seluruh bagian mandau memiliki ukiran yang unik di bagian bilahnya yang tidak tajam, dan memiliki tambahan lubang-lubang di bilahnya yang biasa ditutup dengan kuningan atau tembaga.

Senjata mandau terdiri atas banyak jenis. Namun apabila dilihat dari kelengkungan bilahnya, maka ada dua jenis senjata mandau; pertama adalah yang memiliki bilah lurus (Mandau Ilang) dan yang kedua adalah yang memiliki bilah yang condong ke belakang (Mandau Langgi Tinggang). Lalu, ada juga Mandau Naibur, yaitu mandau yang memiliki pengait dan juga ada Mandau Pakaga dan Bayao yang memiliki variasi sendiri.

Sementara untuk sarung bilah mandau terbuat dari kayu yang sudah dilengkapi dengan hiasan ukiran, dan sudah terikat dengan kantong yang terbuat dari kulit kayu (kantong tersebut umumnya diisi dengan pisau penyerut, dan juga kayu gading). Mandau akan disarungkan ke dalam lumpang, dan diikat ke pinggang menggunakan jalinan rotan.

Dilihat dari bentuk hiasan yang ada di senjata mandau, maka bisa juga diketahui ciri-ciri dari masyarakat Dayak itu sendiri. Hal itu dikarenakan ada berbagai macam sub suku Dayak, seperti; Dayak Mbalan, Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, Dayak Bahau, dan sub suku Dayak lainnya.

Pada zaman dahulu, dalam kehidupan sehari-hari mandau tidak lepas dari pemiliknya, yang artinya, kemana pun pemiliknya pergi mandau selalu dibawa karena mandau juga berfungsi sebagai simbol kehormatan dan jatidiri seseorang, dan dianggap memiliki unsur magis atau hanya digunakan dalam acara ritual tertentu seperti: perang, pengayauan, perlengkapan tarian adat, perlengkapan upacara, dan acara ritual lainnya.

Bagaimana sahabat dayakreview.com, apakah kalian sudah memahami mengenai fungsi dari senjata Mandau? Apabila ada kritik dan saran silahkan berikan di kolom komenter ya. Terima kasih. 

 

Referensi:

peta budaya belajar kemdikbud

gramedia

 

Powered by Blogger.